USIA KRITIS SURGA ATAU NERAKA : 40 dan 60 TAHUN

Kita ini hanya menjalankan tugas di bumi. Dalam menjalankan tugas memakmurkan bumi, ada beberapa fase yang akan kita lalui.

Setelah masa akil baligh, kita akan melewati masa remaja penuh warna. Lalu masuk usia dewasa. Berkeluarga dan beranak pinak.

Usia kematangan manusia itu pada usia 40 tahun. Jika pada usia ini masih cengar-cengir dalam menjalankan tugas dari Allah di bumi, maka kemungkinan terbesarnya adalah gagal misi.

Jika pada usia 40 masih belum berhasil menata ekonomi, keluarga, iman dan tauhidnya, maka kemungkinan untuk berhasil dalam misi ini sedikit.

Sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: “Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.” QS Al Ahqaaf : 15

Ini bukan menakut-nakuti kita, tapi pelajaran untuk mempersiapkannya. Sebelum kita sampai pada usia tersebut, kita siapkan semuanya. Semoga kita berhasil.

“Seorang hamba muslim apabila usianya mencapai 40 tahun, Allah akan meringankan hisabnya (perhitungan amalnya).” (HR. Ahmad)

Mungkin, pada usia tersebut Allah beri kita kemudahan banyak hal. Pada semua sisi kehidupan kita. Jadi, jika masih saja hidup tanpa arah dan arahan Qur’an itu salah sendiri.

Abdullah bin Abbas menyampaikan, “Barangsiapa meraih umur 40 th. serta amal kebajikannya tak mantab serta tidak bisa menaklukkan amal keburukannya, jadi sebaiknya ia bersiap-siap ke neraka. ”

Apabila fase usia 40 tahun telah kita lewati dengan gagal misi, dan jika Allah memanjangkan usia kita sampai 60 tahun, maka usia tersebut adalah usia kesempatan kedua untuk menjalan misi . Jika pada usia ini masih juga cengar-cengir tidak jelas dan gagal misi, ya sudahlah. Tak ada lagi alasan…

“Allah swt tidak akan menerima dalih/alasan seseorang sesudah Dia memanjangkan usianya hingga 60 tahun”. (HR Al-Bukhari).

Jangan sampai kita nanti seperti ini :

Mereka berteriak di dalam neraka itu: “Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami niscaya kami akan mengerjakan amal saleh tidak seperti amalan yang telah kami kerjakan (kekufuran).”

Sudah terlanjur masuk neraka lalu minta diulang lagi hidup di bumi. No! Tidak bisa. Allah menjawabnya dengan ;

Bukankah Aku telah memanjangkan usia kalian dalam masa yang cukup untuk berfikir bagi orang yang mau berfikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu an-Nadzir (pemberi peringatan)? maka rasakanlah. (QS. Fathir: 37).

Ah, jadi takut sendiri ane nulis ini Gan. Ane dah kepala tiga. Gak lama lagi kepala 4. Belum apa-apa hidup ini. Dunia belum dapat. Akhirat …..ya Allah. Seremmm….

****

Jack Ma pendiri Alibaba yang bukan seorang Muslim juga berkata, “ Jika sampai usia 35 tahun masih miskin, maka itu salah kita sendiri”. Mungkin beliau memperhitungan bahwa waktu dan kesempatan kita sama. Jadi peluang berhasilnya sama. Tinggal kita mau berusaha atau tidak.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s